Tugas 1 Sistem Informasi Psikologi

Diposting oleh Grace Natalia Heryes

Pengertian Informasi
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”. Para Yunani kuno kata untuk  form adalah μορφή (morphe; cf. morph) dan juga εἶδος (eidos) "ide, bentuk, set", kata yang terakhir ini biasa digunakan dalam pengertian teknis filosofis oleh Plato (dan kemudian Aristoteles) untuk menunjukkan identitas yang ideal atau esensi dari sesuatu (lihat Teori bentuk). "Eidos" juga dapat dikaitkan dengan pikiranproposisi atau bahkan konsep.
Selain itu, informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Dalam beberapa hal, pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya. Hal ini senada, dimana pengertian informasi sendiri adalah sesuatu data atau pesan yang telah diolah melalui berbagai media yang dimana tujuannya adalah untuk disampaikan kepada penerima dan pastinya ada sebuah manfaat dari penerimaan data tersebut.
Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.

Cara sebuah informasi dapat berinteraksi dengan sistem
Sebuah informasi dapat berinteraksi dengan sistem melalui sistem pengolahan data. Pengolahan data adalah manipulasi atau transformasi simbol-simbol seperti angka dan abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya. Tujuan dari pengolahan data adalah pengumpulan data yang menggambarkan aktivitas, pengubah data menjadi bentuk yang dapat digunakan, penyimpanan data sampai data tersebut diperlukan dan pembuatan dokumen. Dengan kata lain, sebuah informasi dapat berinteraksi dengan sistem melalui data dikumpulkan setelah itu diolah menjadi sebuah informasi yang berguna kemudian informasi tersebut disimpan.


 
Kasus
Seorang akutan membuat laporan laba rugi untuk perusahaannya, laporan tersebut menghasilkan sebuah informasi mengenai keuangan perusahaan dalam bentuk laba dan rugi, sementara angka-angka dalam laporan tersebut adalah sebuah data yang jika diolah akan menjadikan sebuah makna.
Analisis Kasus
Dari contoh kasus di atas, maka dapat disimpulkan untuk menjadi sebuah informasi yang berguna setiap data harus diolah terlebih dahulu dengan menggunakan pengolahan data yang berupa sistem. Kemudian setelah data tersebut diolah dan telah berubah menjadi sebuah informasi maka informasi tersebut akan berguna bagi individu yang bersangkutan (laporan laba rugi yang sudah dalam bentuk informasi akan berguna bagi perusahaan X).

Pengertian Sistem Informasi Psikologi
Sistem Informasi (SI) adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.
Sementara menurut Robert A. Leitch, sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Disisi lain, psikologi menurut Plotnik (2005) dan Rahnus (2007) adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dan proses mental, seperti sikap, pikiran dan proses mental yang berada dibalik perilaku.
Jadi menurut penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Informasi Psikologi adalah gabungan dari suatu sistem terutama sistem kerja yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam mempelajari tentang perilaku manusia dan proses mental.

Kasus
Bentuk  penggunaan sistem informasi psikologi adalah sistem untuk menginput daftar hadir karyawan di perusahaan, menggunkan sistem ini kita dapat melihat semangat dan motivsi kerja seorang karyawan yang dapat dilihat dari seberapa sering karyawan tersebut tidak hadir dan seberapa sering dia dating telat. Selain itu dalam psikologi dikenal juga tes psikologi. Salah satu tes psikologi dalam mengukur intelegensi adalah IST (Intelligence Strucuture Test), dimana dalam mengolah data dalam pengukuran intelegensi seseorang dibutuhkan suatu sistem informasi atau aplikasi khusus untuk mempermudah dalam mengolah data tersebut menjadi sebuah informasi yang penting.  Contoh lain adalah aplikasi yang digunakan untuk mambaca sidik jari, dari sidik jari tersebut kita bisa membaca karakter seseorang, minat dan bakatnya.
Analisis Kasus
Berdasarkan contoh kasus di atas, maka dapat dilihat bahwa sebuah sistem informasi dapat mempermudah dalam pengolahan data termasuk dalam dunia psikologi. Hal ini sesuai dengan pengertian sistem informasi yaitu gabungan yang terorganisasi dari manusia (manusia/tester yang menginput data), perangkat lunak (aplikasi yang digunakan), perangkat keras (komputer/hardware), jaringan komunikasi dan sumber data (daftar kehadiran karyawan/data intelegensi seseorang) dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi


Daftar Pustaka :
H.S, D. Suryadi. (1993). Pengantar Sistem Informasi. Depok: Universitas Gunadarma.
H.S, D. Suryadi. (1994). Sistem Informasi Manajemen. Depok: Universitas Gunadarma.
Prabowo, H. (1996). Psikologi Umum I. Jakarta : Univeritas Gunadarma.
Wikipedia. (2013). Informasi. http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi. Diakses tanggal 24 Oktober 2013.
Wikipedia. (2013). Sistem Informasi. http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi. Diakses tanggal 24 Oktober 2013.


0 komentar:

Posting Komentar